Kementerian Lingkungan Hidup Ri – Rapinews.com https://rapinews.com Presisi, Akurat dan Terpercaya Sat, 22 Aug 2026 14:15:07 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.3 https://rapinews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-logo2_21_131711-32x32.png Kementerian Lingkungan Hidup Ri – Rapinews.com https://rapinews.com 32 32 Musim Mas Raih Mahayuga Award 2026,Kategori Pelopor Industri Hijau https://rapinews.com/2026/08/22/musim-mas-raih-mahayuga-award-2026kategori-pelopor-industri-hijau/ https://rapinews.com/2026/08/22/musim-mas-raih-mahayuga-award-2026kategori-pelopor-industri-hijau/#respond Sat, 22 Aug 2026 14:15:07 +0000 https://rapinews.com/?p=9125

Penghargaan diserahkan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, didampingi Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, kepada Direktur Utama Musim Mas, Gunawan Siregar. Penyerahan berlangsung dalam rangkaian acara Mahayuga yang digelar Garuda TV pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Gunawan mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Musim Mas untuk terus memperkuat praktik usaha yang berkelanjutan.

“Kami menerima penghargaan ini dengan rasa syukur. Bagi kami, penghargaan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan dorongan untuk terus belajar, berinovasi, dan berkelanjutan,” ujar Gunawan.

Menurutnya, pertumbuhan industri perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Musim Mas selama ini mengembangkan sejumlah program yang berkaitan dengan produksi berkelanjutan, pengurangan emisi, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan pekebun dan masyarakat.

Perusahaan juga menyebut dirinya sebagai perusahaan kelapa sawit pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Target emisinya juga telah divalidasi oleh Science Based Targets initiative (SBTi).

Dalam upaya mengurangi emisi, Musim Mas mengembangkan fasilitas penangkapan metana dan biogas di sejumlah wilayah operasional. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya sekaligus menekan emisi dari kegiatan operasional.

Di sektor hulu, perusahaan turut menjalankan program pemberdayaan pekebun swadaya melalui pelatihan, peningkatan produktivitas, penerapan praktik pertanian berkelanjutan, serta penguatan keterlacakan rantai pasok.

Komitmen terhadap transparansi dan pengelolaan perubahan iklim tersebut juga disebut mendapat pengakuan melalui pencapaian CDP A List selama tiga tahun berturut-turut.

Apresiasi untuk Pelaku Perubahan

Mahayuga Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada individu, institusi, organisasi, maupun tokoh yang dinilai memberikan kontribusi, inovasi, dan pengabdian bagi kemajuan bangsa serta pembangunan nasional.

Pada 2026, penghargaan tersebut mencakup delapan kategori, yakni Satria Penggerak Sosial; Peduli Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan; Satria SDM Emas; Penggerak Transisi Energi; Pelopor Industri Hijau; Garda Ketahanan & Kedaulatan; Satria Penjaga Alam; serta Lifetime Achievement.

Proses penilaian melibatkan sejumlah pihak, termasuk pemimpin redaksi, pakar komunikasi, dan rektor perguruan tinggi negeri.

Wakil Rektor Universitas Indonesia Ahmad Gamal, yang menjadi salah satu panelis, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk dukungan moral bagi para pelaku perubahan di bidang sosial dan lingkungan.

Bagi Musim Mas, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami menyadari masih banyak hal yang perlu kami lakukan dan perbaiki. Penghargaan ini justru menjadi pengingat agar kami tidak berhenti pada apa yang sudah dicapai, tetapi terus mencari cara untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, lingkungan, dan industri,” kata Gunawan.

Musim Mas menyatakan akan terus menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun industri sawit yang lebih tangguh, inklusif, dan bertanggung jawab.***

]]>
https://rapinews.com/2026/08/22/musim-mas-raih-mahayuga-award-2026kategori-pelopor-industri-hijau/feed/ 0
Sambut Kedatangan Menteri Lingkungan Hidup, Bupati Kampar Serahkan Proposal Lingkungan https://rapinews.com/2026/08/22/sambut-kedatangan-menteri-lingkungan-hidup-bupati-kampar-serahkan-proposal-lingkungan/ https://rapinews.com/2026/08/22/sambut-kedatangan-menteri-lingkungan-hidup-bupati-kampar-serahkan-proposal-lingkungan/#respond Sat, 22 Aug 2026 12:27:39 +0000 https://rapinews.com/?p=9122 Rapinews.com,Bangkinang Kota – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menyambut langsung kedatangan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Muhammad Jumhur Hidayat, M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kampar, tepatnya di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang Sabtu (21/8/2026). Kunjungan ini di tandai dengan penanam pohon oleh Menteri Lingkungan Hidup RI dan Bupati Kampar di Lingkungan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kampar dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kalangan akademisi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan hayati.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UPTT) Prof. Dr. Amir Lutfi, jajaran Kementerian Lingkungan Hidup RI, unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, jajaran akademisi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Momen kunjungan tersebut tidak disia-siakan oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar. Pada kesempatan itu, Bupati secara langsung menyerahkan proposal bidang lingkungan kepada Menteri Lingkungan Hidup RI sebagai bentuk komitmen sekaligus harapan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat dalam upaya pelestarian dan penanganan berbagai persoalan lingkungan di daerah.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup RI Muhammad Jumhur Hidayat menyampaikan rasa bahagia atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kampar dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

Ia juga menyatakan kesiapan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan, termasuk melalui keberadaan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

“Kami siap memberikan dukungan terhadap pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Hal ini tentu tidak terlepas dari kesungguhan dan dukungan pemerintah serta seluruh pihak, sehingga kebun raya ini dapat terus kita jaga dan lestarikan,” ujar Menteri Lingkungan Hidup.

Terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan, Menteri Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa secara umum kondisi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau saat ini semakin membaik dan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Secara umum kondisi kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah semakin membaik dan berkurang drastis. Tentunya ini harus terus kita jaga bersama melalui kolaborasi dan langkah nyata dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI ke Kabupaten Kampar.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum yang sangat tepat bagi Pemerintah Kabupaten Kampar untuk menyampaikan secara langsung berbagai kondisi dan persoalan lingkungan yang dihadapi daerah kepada pemerintah pusat.

“Selamat datang di Kabupaten Kampar. Kami sangat bangga atas kunjungan Bapak Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia ke Kabupaten Kampar. Ini tentunya menjadi momentum yang tepat bagi kami untuk menyampaikan secara langsung kondisi dan persoalan lingkungan yang ada di daerah,” kata Ahmad Yuzar.

Bupati juga menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan dan pengembangan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang dinilai menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Kampar.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan melalui Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Ini merupakan salah satu kebun raya yang dimiliki oleh sebuah universitas di Indonesia dan tentunya sangat membanggakan bagi Kabupaten Kampar,” tambahnya.

Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI sangat penting, tidak hanya untuk melihat langsung perkembangan upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Kampar, tetapi juga dalam rangka memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada sejumlah wilayah yang masih menjadi perhatian di Provinsi Riau.

“Kunjungan ini tentu sangat penting bagi Kabupaten Kampar. Selain dapat mendengar langsung arahan dan kebijakan pemerintah pusat terkait lingkungan, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya melihat dan meninjau kondisi kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik di Riau,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Prof. Dr. Amir Lutfi menyatakan bahwa kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan bagi seluruh civitas akademika UPTT.

Ia menjelaskan bahwa Universitas Pahlawan memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan. Saat ini terdapat Taman Kehati seluas 10 hektare, Kebun Raya seluas 30 hektare, serta kawasan preservasi yang mencapai sekitar 2.900 hektare.

“Kehadiran Bapak Menteri merupakan sebuah kehormatan sekaligus penguatan terhadap komitmen kami dalam menjaga lingkungan. Ini merupakan tanggung jawab yang terus kami laksanakan sebagai institusi pendidikan,” ujar Amir Lutfi.

Ia menambahkan, UPTT terus menginisiasi berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk pengembangan kawasan konservasi dan pengelolaan kebun raya. Atas komitmen tersebut, UPTT telah memperoleh penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai salah satu universitas yang memiliki dan mengembangkan kebun raya.

“Program kami adalah menjaga lingkungan sejalan dengan program pemerintah, salah satunya melalui gerakan penanaman sejuta pohon. Awalnya kami membangun wilayah konservasi yang berkelanjutan, kemudian melakukan koordinasi dan komunikasi dengan BRIN hingga akhirnya lahirlah Kebun Raya,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Amir Lutfi, Kebun Raya UPTT telah dikelola dengan luas sekitar 30 hektare dan ditargetkan akan terus dikembangkan hingga mencapai 100 hektare.

Kebun Raya tersebut memiliki berbagai fungsi strategis, mulai dari pelestarian lingkungan, sarana edukasi, penelitian, wisata alam, hingga penyelamatan dan pelestarian kekayaan serta keanekaragaman hayati.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai juga akan menggelar Simposium Lingkungan Internasional pada 8 Oktober 2026 mendatang yang direncanakan diikuti peserta dan akademisi dari empat benua.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga keselamatan lingkungan, melestarikan keanekaragaman hayati serta mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.

Pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, kolaborasi dan sinergi menjadi kunci bersama dalam menjaga keanekaragaman serta kekayaan hayati Indonesia, khususnya di Kabupaten Kampar.***

]]>
https://rapinews.com/2026/08/22/sambut-kedatangan-menteri-lingkungan-hidup-bupati-kampar-serahkan-proposal-lingkungan/feed/ 0