Polres Siak – Rapinews.com https://rapinews.com Presisi, Akurat dan Terpercaya Thu, 17 Sep 2026 05:47:07 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.3 https://rapinews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-logo2_21_131711-32x32.png Polres Siak – Rapinews.com https://rapinews.com 32 32 Tiga Pejabat Polres Siak Menerima Penghargaan atas Pengungkapan Sindikat SIM Palsu https://rapinews.com/2026/09/17/tiga-pejabat-polres-siak-menerima-penghargaan-atas-pengungkapan-sindikat-sim-palsu/ https://rapinews.com/2026/09/17/tiga-pejabat-polres-siak-menerima-penghargaan-atas-pengungkapan-sindikat-sim-palsu/#respond Thu, 17 Sep 2026 05:47:07 +0000 https://rapinews.com/?p=9350 Rapinews.com,PEKANBARU — Keberhasilan jajaran Polres Siak mengungkap sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) mendapat apresiasi dari Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., Kamis (17/9/2026).

 

Tiga pejabat utama Polres Siak yang menerima penghargaan tersebut yakni Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Lantas Polres Siak AKP Denny Maulana, S.Tr.K., M.H., serta Kasat Reskrim Polres Siak AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais, S.H., M.H.

 

Penghargaan diberikan atas keberhasilan jajaran Polres Siak membongkar jaringan pemalsuan SIM yang beroperasi lintas wilayah Kabupaten Siak dan Kota Pekanbaru. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan delapan tersangka dengan peran berbeda, mulai dari penyedia bahan, pengedit data, pencetak, pemasaran hingga kurir.

 

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan peredaran SIM palsu di wilayah Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Penyelidikan kemudian dikembangkan hingga mengarah ke sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru.

 

Dari hasil penyidikan, sedikitnya 33 SIM palsu diketahui telah beredar di wilayah hukum Kabupaten Siak. Sementara itu, jaringan tersebut diperkirakan telah memproduksi dan mengedarkan sekitar 500 SIM palsu di berbagai wilayah Provinsi Riau.

 

Modus yang dilakukan para pelaku yakni menawarkan jasa pembuatan SIM melalui WhatsApp, Facebook Marketplace maupun perantara. Pemesan diminta mengirimkan foto diri dan KTP. Data tersebut kemudian diedit dan dicetak menyerupai SIM resmi, termasuk dilengkapi kode batang atau barcode yang dibuat seolah-olah dapat menampilkan data identitas pemilik.

 

Hasil cetakan kemudian ditempelkan pada kartu atau blangko SIM bekas yang sebelumnya telah dibersihkan dari identitas pemilik lama. Tarif yang ditawarkan bervariasi sesuai jenis SIM, mulai dari Rp550 ribu hingga Rp1,7 juta.

 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan puluhan blangko SIM bekas, SIM yang diduga palsu, komputer, printer, telepon seluler, kendaraan bermotor serta sejumlah barang bukti lainnya.

 

Sementara satu orang berinisial R alias K masih dalam pencarian dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

 

Apresiasi Dirlantas Polda Riau

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. kepada Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, Kasat Lantas AKP Denny Maulana dan Kasat Reskrim AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais.

 

Kombes Pol Jeki menyampaikan apresiasi atas kerja keras, profesionalisme dan sinergi jajaran Polres Siak dalam mengungkap jaringan pemalsuan SIM tersebut.

 

“Ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan sinergi jajaran Polres Siak. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Jeki.

 

Dirlantas Polda Riau juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pembuatan SIM secara instan melalui jalur tidak resmi. Pengurusan SIM harus dilakukan melalui prosedur resmi Kepolisian sehingga dokumen yang diperoleh sah serta pemohon benar-benar memenuhi persyaratan dan kompetensi berkendara.

 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 391 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun.

 

Polres Siak masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan pemalsuan dan peredaran SIM palsu di wilayah Provinsi Riau.***

]]>
https://rapinews.com/2026/09/17/tiga-pejabat-polres-siak-menerima-penghargaan-atas-pengungkapan-sindikat-sim-palsu/feed/ 0
GEMARI Sorot Dugaan Penimbunan BBM di Jalan Telaga Sam-Sam, Aryansyah: “Jangan Ada Ruang bagi Mafia Migas” https://rapinews.com/2026/08/19/gemari-sorot-dugaan-penimbunan-bbm-di-jalan-telaga-sam-sam-aryansyah-jangan-ada-ruang-bagi-mafia-migas/ https://rapinews.com/2026/08/19/gemari-sorot-dugaan-penimbunan-bbm-di-jalan-telaga-sam-sam-aryansyah-jangan-ada-ruang-bagi-mafia-migas/#respond Wed, 19 Aug 2026 09:53:28 +0000 https://rapinews.com/?p=9101 Rapinews.com,SIAK —Gerakan Mahasiswa Menggugat Riau (GEMARI) menyoroti serius dugaan aktivitas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Telaga Sam-Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

 

Ketua Gerakan Mahasiswa Menggugat Riau (GEMARI), Aryansyah, meminta aparat penegak hukum segera turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi mengenai dugaan aktivitas penimbunan BBM tersebut,Rabu (19/082026).

 

Menurut Aryansyah, informasi yang diterima GEMARI menyebut adanya sebuah gudang yang diduga digunakan sebagai tempat penampungan BBM. Gudang tersebut diduga berkaitan dengan seseorang berinisial MS. Namun, GEMARI menegaskan bahwa identitas dan keterlibatan pihak yang disebut tersebut harus dibuktikan melalui proses penyelidikan resmi oleh aparat penegak hukum.

 

“Kami meminta aparat jangan tutup mata. Kalau benar ada aktivitas penimbunan BBM di Jalan Telaga Sam-Sam, maka harus segera diperiksa. Siapa pemilik gudang, dari mana BBM diperoleh, siapa pemasoknya, ke mana BBM tersebut didistribusikan, semuanya harus diusut secara terang,” tegas Aryansyah.

 

GEMARI menilai persoalan dugaan penimbunan BBM bukan perkara sepele. Apabila BBM yang ditimbun merupakan BBM bersubsidi atau BBM yang diperuntukkan bagi masyarakat, praktik tersebut berpotensi mengganggu distribusi dan merugikan masyarakat yang seharusnya mendapatkan BBM sesuai peruntukannya.

 

Sebelumnya, pemberitaan mengenai dugaan penampungan BBM di kawasan Telaga Sam-Sam, Kecamatan Kandis, juga telah muncul. Salah satu laporan pada Januari 2026 menyebut adanya gudang berpagar seng yang diduga menjadi lokasi penampungan BBM dan adanya kendaraan tangki yang masuk ke lokasi tersebut. Namun, informasi tersebut tetap perlu diverifikasi melalui pemeriksaan resmi aparat.

 

Aryansyah menegaskan, aparat penegak hukum tidak cukup hanya melakukan pemeriksaan terhadap gudang apabila ditemukan indikasi pelanggaran. Penelusuran juga harus dilakukan terhadap rantai pasokan dan distribusi BBM, termasuk sumber BBM, dokumen atau perizinan, kendaraan pengangkut, pihak penerima, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

 

“Kami tidak ingin penanganannya hanya berhenti di gudang. Kalau memang ada dugaan permainan BBM, bongkar sampai ke akarnya. Jangan hanya menangkap orang di lapangan, sementara aktor di belakangnya tidak tersentuh,”ujar Aryansyah.

 

GEMARI juga meminta agar aparat melakukan pengecekan terhadap legalitas kegiatan penyimpanan BBM di lokasi tersebut serta memastikan apakah terdapat izin dan prosedur keselamatan yang sesuai.

 

GEMARI DESAK APARAT LAKUKAN LANGKAH KONKRET

 

Atas persoalan tersebut, GEMARI menyampaikan beberapa tuntutan:

 

1. Mendesak Polres Siak dan Polsek Kandis segera melakukan pengecekan dan penyelidikan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM di Jalan Telaga Sam-Sam. Polsek Kandis

 

2. Memeriksa pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan gudang, termasuk seseorang berinisial MS, apabila terdapat dasar dan bukti yang cukup untuk dilakukan pemeriksaan.

 

3. Mengusut sumber dan jalur distribusi BBM, termasuk pihak pemasok, pengangkut, penampung, dan pihak yang menerima BBM.

 

4. Memastikan status BBM yang diduga ditimbun, khususnya apabila berkaitan dengan BBM bersubsidi atau BBM yang mendapatkan penugasan pemerintah.

 

5. Menindak tegas setiap pelanggaran apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur pidana.

 

6. Membuka informasi perkembangan penanganan kepada publik agar masyarakat mengetahui bahwa laporan mengenai dugaan penyalahgunaan BBM benar-benar ditindaklanjuti.

 

Aryansyah menegaskan bahwa GEMARI akan menjalankan fungsi kontrol sosial dan mengawal persoalan tersebut sampai terdapat kejelasan dari aparat penegak hukum.

 

“Kami tidak sedang menghakimi siapa pun. Kami meminta negara hadir untuk memastikan apakah dugaan tersebut benar atau tidak. Kalau tidak terbukti, sampaikan secara terbuka. Tetapi kalau terbukti ada pelanggaran, jangan ragu untuk menindak,”tegasnya.

 

Ia menambahkan, masyarakat berhak memperoleh distribusi BBM yang transparan dan sesuai aturan. Karena itu, dugaan praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM harus menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat penegak hukum.

 

“Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, sementara di sisi lain ada pihak yang diduga menimbun dan mengambil keuntungan dari distribusi BBM. Kami meminta aparat bertindak profesional, transparan, dan tidak tebang pilih,” tutup Aryansyah(Red).

 

Sumber : GERAKAN MAHASISWA MENGGUGAT RIAU (GEMARI) ARYANSYAH

 

]]>
https://rapinews.com/2026/08/19/gemari-sorot-dugaan-penimbunan-bbm-di-jalan-telaga-sam-sam-aryansyah-jangan-ada-ruang-bagi-mafia-migas/feed/ 0
Personel Sat PJR Berjibaku Evakuasi Korban Kecelakaan Maut di Tol Permai,Tim TAA Diturunkan https://rapinews.com/2026/06/07/personel-sat-pjr-berjibaku-evakuasi-korban-kecelakaan-maut-di-tol-permaitim-taa-diturunkan/ https://rapinews.com/2026/06/07/personel-sat-pjr-berjibaku-evakuasi-korban-kecelakaan-maut-di-tol-permaitim-taa-diturunkan/#respond Sun, 07 Jun 2026 07:39:26 +0000 https://rapinews.com/?p=8667 Rapinews.com,Siak – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau bersama petugas lalu lintas di lapangan menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kecelakaan lalu lintas berat tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Hiace BH 7013 RU yang membawa rombongan penumpang asal Provinsi Jambi dengan satu unit dump truck Hino BM 9064 VU yang sedang melaju di jalur yang sama.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kendaraan Toyota Hiace yang dikemudikan RM (30) melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai melalui lajur kiri. Setibanya di lokasi kejadian, diduga pengemudi mengalami micro sleep sehingga kendaraan yang dikemudikannya menabrak bagian belakang dump truck yang berada di depannya.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kendaraan Hiace mengalami kerusakan berat dan mengakibatkan sejumlah penumpang terjepit di dalam kendaraan.

Mendapatkan informasi kejadian, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama petugas lalu lintas segera menuju lokasi. Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan tindakan penyelamatan dengan mengevakuasi para korban dari dalam kendaraan yang ringsek, memberikan pertolongan pertama, serta mengatur arus lalu lintas guna menghindari terjadinya kecelakaan susulan.

Dalam situasi yang penuh keterbatasan waktu, personel di lapangan memprioritaskan penyelamatan jiwa para korban. Korban yang masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan segera dievakuasi dan dibawa ke Klinik Kasih Ibu Kandis untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 4 orang meninggal dunia di TKP, dengan inisial RM (30) selaku pengemudi kendaraan, TB (60), NR (55), UR (80). Dalam perkembangannya bertambah 1 orang meninggal dunia dalam perawatan di Klinik Kasih Ibu Kandis dengan inisial RS (57).

Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis masing-masing berinisial RP (69), SS (17), SPP (17), DF (34), dan MP (24). Beberapa korban selanjutnya dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa sejak awal kejadian, fokus utama petugas di lapangan adalah menyelamatkan korban yang masih hidup dan memberikan akses penanganan medis secepat mungkin.

“Korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian sebanyak empat orang. Sementara satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi luka berat dan kami pastikan segera mendapatkan perawatan medis yang terbaik dengan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, korban tersebut akhirnya meninggal dunia. Sehingga jumlah korban meninggal dunia menjadi lima orang dan lima korban lainnya telah mendapatkan perawatan medis,” jelas Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Menurutnya, tindakan cepat personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama petugas lalu lintas di lapangan merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang mengalami musibah di jalan raya. Proses evakuasi dilakukan sesegera mungkin dengan mengedepankan penyelamatan jiwa korban sebelum proses penyelidikan dilaksanakan.

Atas musibah tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh keluarga besar Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai. Semoga almarhum dan almarhumah yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Dirlantas.

Beliau juga mendoakan agar para korban yang saat ini masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

“Kami juga mendoakan korban yang mengalami luka-luka agar segera pulih dan diberikan kesehatan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami, dan kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berkendara,” tambahnya.

Saat ini proses penanganan dan penyelidikan kecelakaan masih terus berlangsung. Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Ditlantas Polda Riau menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Galih Apria, didampingi Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara, bersama personel Satlantas Polres Siak, Tim PT Jasa Raharja Wilayah Riau, serta Tim PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Jalan Tol Pekanbaru–Dumai.

Tim gabungan tersebut melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh dengan mengumpulkan barang bukti, melakukan pengukuran di lokasi kejadian, mendokumentasikan posisi kendaraan, menganalisis jejak pengereman, kondisi jalan, kondisi kendaraan, serta faktor-faktor lain yang berkaitan dengan kecelakaan guna mendapatkan gambaran kronologi secara ilmiah dan akurat.

Dirlantas Polda Riau menegaskan bahwa penerjunan Tim TAA merupakan bentuk keseriusan Ditlantas Polda Riau dalam mengungkap penyebab kecelakaan secara profesional, objektif, dan berbasis scientific investigation.

“Untuk memastikan penyebab kecelakaan secara akurat, kami telah menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) guna melakukan olah TKP secara mendalam. Hasil analisis nantinya akan menjadi dasar dalam penanganan perkara ini serta sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Provinsi Riau,” tegas Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi Toyota Hiace mengalami micro sleep saat mengemudikan kendaraan di jalur tol. Namun demikian, kepastian penyebab kecelakaan masih menunggu hasil analisis dan investigasi lebih lanjut dari Tim TAA Ditlantas Polda Riau.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa risiko micro sleep dapat terjadi kapan saja, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh pada malam hingga dini hari. Oleh karena itu, Ditlantas Polda Riau mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara ketika merasa lelah atau mengantuk dan memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi keselamatan bersama.

Dengan semangat pelayanan kemanusiaan, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, petugas lalu lintas, tim medis, Satlantas Polres Siak, Tim Jasa Raharja, Tim PT Hutama Karya, serta seluruh unsur terkait terus berupaya memberikan penanganan terbaik kepada para korban sekaligus memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. (Red)

]]>
https://rapinews.com/2026/06/07/personel-sat-pjr-berjibaku-evakuasi-korban-kecelakaan-maut-di-tol-permaitim-taa-diturunkan/feed/ 0