Riau – Rapinews.com https://rapinews.com Presisi, Akurat dan Terpercaya Wed, 25 Feb 2026 07:43:06 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.3 https://rapinews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-logo2_21_131711-32x32.png Riau – Rapinews.com https://rapinews.com 32 32 Pastikan Harga Terkendali,Satgas Saber Pagan Atur Harga Gula Sesuai HET https://rapinews.com/2026/02/25/pastikan-harga-terkendalisatgas-saber-pagan-atur-harga-gula-sesuai-het/ https://rapinews.com/2026/02/25/pastikan-harga-terkendalisatgas-saber-pagan-atur-harga-gula-sesuai-het/#respond Wed, 25 Feb 2026 07:43:06 +0000 https://rapinews.com/?p=7674
PEKANBARU||RAPINEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Satgas Saber (Satuan Tugas Sapu Bersih) Pangan bergerak cepat menanggapi kenaikan harga pangan yang terjadi di Kota Pekanbaru, di Bulan Ramadan 1447 H/2026 M.

Setelah berhasil mengendalikan harga minyak goreng Minyakita pada Pekan lalu, Satgas Saber juga segera menindak dan mengatur harga gula pasir di swalayan agar tetap sesuai dengan kebijakan pemerintah baik terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP).
Sebagaimana diketahui, sebelumnya, harga gula pasir di Pekanbaru sempat cukup tinggi, berkisar Rp18.500 hingga Rp21.000 per kilogram.
”Tapi, pada Senin (24/2/2026) kemarin, kita memantau di salah satu swalayan retail terbesar di Pekanbaru, Swalayan Budiman, harga gula pasir sudah sesuai HET, yakni Rp17.500,” ungkap Kadis Ketahanan Pangan Pekanbaru Dedy Sambudi melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, penurunan harga gula pasir ini setelah Satgas melakukan pengecekan pada siang hari itu.
Guna memastikan bahwa itu tidak bersifat sementara, Dinal Husna mengungkapkan pihaknya melakukan pengecekan ke dua distributor pemasok, dan hasilnya terkonfirmasi, juga mengalami penurunan yakni berkisar Rp17.100 per kilogram.
Pemantaauan hingga ke distributor ini juga, dikatakan Dinal dalam upaya memastikan di rantai pasok mana harga gula menjadi tinggi.
”Dari pemantauan di distributor, harga yang sampai ke mereka Rp17.000 hingga Rp17.100 dan dari sana terungkap kalau harga yang tinggi berasal dari produsen,” jelaa Dinal.
Berkaitan dengan itu, Dinal mengungkapkan, dari koordinasi bersama tim Satreskrimsus Polresta Pekanbaru, sebagai Koodinator Tim Saber Harga Pangan pihaknya akan menyurati produsen dan retail untuk memastikan kepatuhan terhadap HET dan HAP.
Selain itu, Dinal mengungkapkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi dengan turun ke seluruh usaha retail dan pasar untuk memastikan harga gula sampai ke konsumen di Rp17.500.
”Ingat ya, Rp17.500 itu harga sampai ke konsumen, bukan dari distributor. Kalau distributor itu harganya harus di bawah Rp17.500 perkilogram,” tegasnya.
Pihaknya juga menjelaskan, sesuai dengan Surat Sekretaris Utama (Sestama) Bapanas, para pelaku usaha pangan, mulai dari tingkat produsen, distributor dan retail juga pedagang di pasar diminta untuk mematuhi ketentuan yang ada soal harga.
”Bila tidak dipatuhi, sesuai dengan arahan Satgas Saber Harga Pangan yang dikomandoi Satreskrimsus Polresta Pekanbaru akan diberlakukan sanksi, mulai dari yang bersifat administratif berupa peringatan hingga pencabutan izin dan penghentian pasokan,” jelasnya.
Dia juga menjelaskan, turunnya harga gula dan beberapa komoditas pangan lainnya di Pekanbaru ini bisa menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya dalam menjalankan ibadah ramadhan dan menjelang hari besar keagamaan Idulfitri yang akan datang.
”Kami akan turun ke seluruh retail untuk memantau. Dan kami harapkan kembali kepatuhan bersama untuk penegakan harga sesuai HAP dan HET,” pungkas dia.
Minyakita Juga Turun
Sebagaimana diketahui, Satgas Saber Harga Pangan sebelumnya juga sudah menyisir harga jual minyak goreng medium, Minyakita dan juga beras. Saat ini harganya di pasar juga mulai menunjukkan penurunan sangat signifikan.
Untuk minyakita sendiri, sebelumnya sempat dijual di atas HET, pada kisaran Rp16.500 hingga Rp18.000, namun saat ini, khususnya untuk minyakita yang didistribusikan oleh Bulog, harganya sudah di bawah Rp15.700.
”Tugas kami saat ini memastikan Minyakita yang dipasarkan oleh distributor selain Bulog, dan untuk itu kita akan turun ke seluruh retail yang ada untuk memastikan kepatuhan atas HET dan HAP ini,” jelas Dinal.
Di luar Perum Bulog sendiri, diketahui, pemerintah mengalokasikan distribusi Minyakita sebanyak 65 persen dari total produksi nasional.***

]]>
https://rapinews.com/2026/02/25/pastikan-harga-terkendalisatgas-saber-pagan-atur-harga-gula-sesuai-het/feed/ 0
Tak Terima Bantuan,Masyarakat Diminta Datang Ke Dinsos Perbaharui Data https://rapinews.com/2026/02/19/tak-terima-bantuanmasyarakat-diminta-datang-ke-dinsos-perbaharui-data/ https://rapinews.com/2026/02/19/tak-terima-bantuanmasyarakat-diminta-datang-ke-dinsos-perbaharui-data/#respond Thu, 19 Feb 2026 10:38:07 +0000 https://rapinews.com/?p=7638 PEKANBARU||RAPINEWS.COM —Masyarakat tidak mampu yang seharusnya berhak mendapatkan bantuan, namun tidak menerima bantuan, dapat mendatangi kelurahan ataupun Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, untuk melakukan perubahan data bantuan sosial (bansos).

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Junaedy, Kamis (19/2/2026).

“Masyarakat miskin yang berhak menerima bantuan, tetapi tidak pernah mendapat bantuan, itulah di ubah data bansosnya, datang ke kelurahan atau datang ke Dinas Sosial,” terang Junaedy.

Menurut Junaedy, angka kemiskinan bergerak, naik turun. Hal itu disebabkan perubahan kondisi ekonomi masyarakat.

“Seperti yang pernah disampaikan. (Jumlah warga miskin) Naik turun. Didalam DTSEN itu, ada yang desil 6 sampai 10, seharusnya itu kan tidak dapat bantuan, ternyata setelah diseleksi lagi oleh pendamping-pendamping kita dilapangan, mereka layak mendapatkan bantuan,” ujar Junaedy.

“Kemudian desil 1 sampai 5, yang harusnya dapat bantuan, mungkin karena ekonominya sudah mapan, dia tidak layak lagi mendapatkan bantuan. Dia berubah terus itu. Dia berhak menerima bantuan, tetapi belum di upload di aplikasi Sistem Informasi Kegiatan Sosial Nex Generasi (SIKSNG). Di setiap kelurahan ada namanya petugas Puskesos, pusat kesejahteraan sosial,” tutupnya.

 

Sumber : Kominfo Kota Pekanbaru

]]>
https://rapinews.com/2026/02/19/tak-terima-bantuanmasyarakat-diminta-datang-ke-dinsos-perbaharui-data/feed/ 0
Pemko Pekanbaru Lantik 21 Pejabat Baru,Ini Daftarnya https://rapinews.com/2026/02/19/pemko-pekanbaru-lantik-21-pejabat-baruini-daftarnya/ https://rapinews.com/2026/02/19/pemko-pekanbaru-lantik-21-pejabat-baruini-daftarnya/#respond Thu, 19 Feb 2026 10:29:04 +0000 https://rapinews.com/?p=7635
PEKANBARU – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, melantik sebanyak 21 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) dan fungsional yang ditempatkan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (19/2/2026).

Ada dua jabatan kepala dinas dan 19 jabatan fungsional yang dilantik Wako Agung, bertempat di aula lantai 6 Komplek Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya.

Penempatan pejabat ini menerapkan prinsip manajemen talenta yang telah diselenggarakan Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Kepada pejabat yang baru dilantik, kami mengucapkan selamat dan segera menyesuaikan pada posisinya,” ucap Wako.

Adapun pejabat yang dilantik di antaranya:

1. Reza Aulia Putra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru.

2. Tengku Denny Muharpan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Pekanbaru.

3. RASMANTO, S.K.M, M.Kes Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama.

4. YENHENDRI, M.KM Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama.

5. RHIKA LESTARI DIAH PUTRI, SKM Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama.

6. YENNI SAFITRI, S.K.M Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama.

7. DESY SUSI YANTI, AMK Epidemiolog Kesehatan Penyelia.

8. Ns. MUNNY AYU INDRAYANI, S.Kep Administrator Kesehatan Ahli Pertama.

9. ELBET ZAMRIS, SKM Administrator Kesehatan Ahli Pertama.

10. NURHIDAYATI, SKM Administrator Kesehatan Ahli Pertama.

11. YUSITA RIANTI, S.K.M Administrator Kesehatan Ahli Pertama.

12. HELDA ELFINA, S.Tr.Keb Administrator Kesehatan Ahli Pertama.

13. SUZANA, A.Md.Kep Perawat Terampil.

14. ASPIDAWENI, S.Keb. Bidan Terampil.

15. WAWAN FEBRIAN, AMKG, S.K.M Administrator Kesehatan Ahli Muda.

16. OKTI INDRIYANI, Administrator Kesehatan Ahli Muda.

17. MILDA SARI, SKM Administrator Kesehatan Ahli Muda.

18. PORMAN SITORUS, Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Muda.

19. ISHARAWANA, SH, MH Perancang Peraturan Perundang- undangan Ahli
Pertama.

20. BOBBY SYARKANI, SH, M.Kn Pengembang Kewirausahaan Ahli Madya.

21. ZAKIAH, SKM Arsiparis Ahli Muda.

Sumber: Kominfo Kota Pekanbaru 

]]>
https://rapinews.com/2026/02/19/pemko-pekanbaru-lantik-21-pejabat-baruini-daftarnya/feed/ 0
LEWAT PROGRAM CINTA AL-QUR’AN DAN PESANTREN KILAT, DISDIK PEKANBARU PERKUAT PENDIDIKAN KARAKTER https://rapinews.com/2026/02/16/lewat-program-cinta-al-quran-dan-pesantren-kilat-disdik-pekanbaru-perkuat-pendidikan-karakter/ https://rapinews.com/2026/02/16/lewat-program-cinta-al-quran-dan-pesantren-kilat-disdik-pekanbaru-perkuat-pendidikan-karakter/#respond Mon, 16 Feb 2026 07:57:53 +0000 https://rapinews.com/?p=7623 PEKANBARU||RAPINEWS.COM -Kini, masyarakat mulai merasakan perubahan nyata di berbagai sektor pembangunan di Pekanbaru. Wajah kota yang semakin bersih, hijau, dan tertata rapi menjadi bukti komitmen serta kerja keras Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho.

“Jalan-jalan utama, termasuk Jalan Jenderal Sudirman, kini tampak bersih dan tertib, bebas dari tumpukan sampah serta didukung infrastruktur jalan yang mulus. Perubahan ini tidak terlepas dari kerja keras pemimpin daerah dan dukungan seluruh masyarakat. Kita juga meyakini bahwa dengan ketakwaan dan keimanan, Allah memberikan rezeki yang tidak disangka-sangka bagi kota ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Syafrian Tommy saat membuka Pesantren Kilat Tahsin dan Tahfiz Alquran bagi murid kelas VI Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Masjid Al Fida’ di Jalan Ahmad Dahlan, Sukajadi, Sabtu (14/2/2026).

Dalam bidang pendidikan, Pemko Pekanbaru terus memperkuat pembentukan karakter peserta didik melalui Program Cinta Alquran. Program tersebut diinisiasi oleh wali kota dan diterapkan di seluruh sekolah negeri di Kota Pekanbaru, dengan mengadopsi praktik baik dari sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Sejak tahun lalu, kegiatan membaca Alqura dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis di sekolah-sekolah negeri. Lantunan ayat suci tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai ketakwaan sejak dini. Hal ini sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.

“Nilai-nilai ketakwaan ini tidak boleh berhenti pada generasi sekarang saja. Tetapi harus berkelanjutan dan diteruskan oleh anak-anak kita sebagai penerus pembangunan kota,” ujar Tommy.

Selain itu, Disdik juga mengapresiasi peran Muhammadiyah Kota Pekanbaru yang telah menginisiasi kegiatan Pesantren Kilat selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan pendidikan keagamaan bagi peserta didik.

Jadwal pendidikan selama Ramadan telah disusun, dengan pengaturan hari libur dan hari masuk sekolah. Selain itu, Pesantren Kilat juga dilaksanakan setiap hari Sabtu di masjid-masjid pada masing-masing kecamatan.

“Saya mengimbau para guru dan orang tua untuk berperan aktif mengantarkan anak-anak mengikuti kegiatan keagamaan tersebut,” ucap Tommy.***

]]>
https://rapinews.com/2026/02/16/lewat-program-cinta-al-quran-dan-pesantren-kilat-disdik-pekanbaru-perkuat-pendidikan-karakter/feed/ 0
Kantor Desa Terbuka, Pelayanan Mati: Potret Buram Pelayanan Publik Desa Sei Rawa https://rapinews.com/2026/01/30/kantor-desa-terbuka-pelayanan-mati-potret-buram-pelayanan-publik-desa-sei-rawa/ https://rapinews.com/2026/01/30/kantor-desa-terbuka-pelayanan-mati-potret-buram-pelayanan-publik-desa-sei-rawa/#respond Fri, 30 Jan 2026 04:20:08 +0000 https://rapinews.com/?p=7532 RAPINEWS.COM || Sei Rawa, Inhil —  30 Januari 2026, Pelayanan publik di Desa Sei Rawa, Kecamatan batang tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kini menjadi sorotan tajam. Kantor desa yang seharusnya menjadi pusat pelayanan masyarakat justru tampak kosong, tidak terurus, dan jauh dari fungsi idealnya sebagai rumah pelayanan publik. Kondisi ini terungkap saat awak media turun langsung ke lapangan pada selasa 27/1/2026).

Saat kunjungan dilakukan pada jam kerja resmi, kantor Desa Sei Rawa memang dalam keadaan terbuka. Namun ironisnya, tidak satu pun staf desa maupun perangkat desa terlihat berada di tempat. Kantor desa tampak kosong melompong, tanpa aktivitas pelayanan, bahkan kondisi bangunan terlihat kumuh dan tidak terawat. Sekilas, kantor tersebut lebih menyerupai rumah kosong yang telah lama ditinggalkan, bahkan oleh sebagian warga disebut seperti “rumah hantu”.

Peristiwa ini terjadi di Kantor Desa Sei Rawa, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Kondisi tersebut didapati awak media pada Rabu, 28 Januari 2026, pada jam kerja yang seharusnya masih aktif sesuai ketentuan operasional kantor pemerintahan desa.

Sorotan publik mengarah kepada Kepala Desa Sei Rawa yang berinisial “M”, selaku pimpinan tertinggi pemerintahan desa dan penanggung jawab utama jalannya roda pemerintahan serta pelayanan masyarakat. Selain itu, perangkat desa juga menjadi bagian dari perhatian karena absennya kehadiran mereka di kantor desa.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga sekitar, kondisi kosongnya kantor desa bukanlah kejadian baru. Warga mengungkapkan bahwa pelayanan desa nyaris tidak pernah berjalan sebagaimana mestinya.
“Pelayanan tidak ada sama sekali, Pak. Kantor memang terbuka, tapi staf desa tidak pernah datang dari pagi sampai jam kantor tutup. Kami sebagai masyarakat bingung mau bilang apa lagi,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait pengelolaan anggaran dana desa yang nilainya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah setiap tahunnya. Masyarakat mempertanyakan ke mana alokasi dana tersebut digunakan, bahkan untuk sekadar pemeliharaan kantor desa saja dinilai tidak terlihat hasilnya.

Secara fisik, kantor desa tampak memprihatinkan. Tidak ada tanda-tanda aktivitas administrasi, tidak ada petugas piket, dan tidak ada pelayanan kepada masyarakat. Rumput liar di belakang kantor, cat dinding yang kusam, serta suasana sepi semakin memperkuat kesan buruk terhadap wajah pelayanan publik Desa Sei Rawa.

Kondisi ini dinilai sebagai potret paling buruk dalam sejarah kepemimpinan Kepala Desa berinisial “M”, yang oleh warga disebut bersikap apatis dan acuh tak acuh terhadap kondisi kantor desa dan tanggung jawab pelayanan publik.

Masyarakat berharap pihak berwenang, baik pemerintah kecamatan, inspektorat, maupun aparat pengawas lainnya, segera turun tangan untuk melakukan evaluasi dan pemeriksaan menyeluruh demi memastikan transparansi serta keberlangsungan pelayanan publik yang layak di Desa Sei Rawa. (Rls)

]]>
https://rapinews.com/2026/01/30/kantor-desa-terbuka-pelayanan-mati-potret-buram-pelayanan-publik-desa-sei-rawa/feed/ 0