Warga Tenayan Ujung Berjuang “Jatuh Bangun” Lewati Jalan Licin dan Berlumpur

2 menit membaca View : 206
Admin
Berita Utama - 11 Mei 2026

Rapinews.com,Pekanbaru–Jalan merupakan akses mobilitas warga,Jalan aspal dan semenisasi begitu sangat penting untuk diperhatikan oleh pemerintah. Apalagi di musim penghujan ini, tidak sedikit jalan di kota Pekanbaru ini yg sudah berlobang, rusak dan menghambat mobilitas masyarakat.

Salah satu contoh jalan yang hingga saat ini sama sekali belum mendapatkan perhatian dari pemerintah kota Pekanbaru yaitu yang berada di Tenayan Ujung.

Warga Jalan Tenayan Ujung RT 04 dan RT 05 RW 07 Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru Berjuang “Jatuh Bangun” saat melintasi jalan akses keluar masuk perkampungan mereka.
Fenomena ini kerap terjadi apabila saat turun hujan.

Oplus_131072

Salah satu warga Tenayan Ujung sempat mengabadikan jatuh bangunnya masyarakat saat melintasi jalan tersebut dan “mengupload ke Tiktok” karena kesal hingga saat ini belum ada perhatian dari pemerintah terkait jalan yang mereka lalui setiap harinya.

Sebut saja Jas, salah satu tokoh masyarakat Tenayan Ujung yang merasa kecewa terhadap pemerintah kota Pekanbaru yang merasa “dianaktirikan”,karena wilayah mereka sampai saat ini belum dapat merasakan fasilitas jalan yang baik.

“Kita warga sama-sama Warga Pekanbaru,tapi kok wilayah kita seperti dianaktirikan?”,tanya Jas heran.

Hal tersebut bukanlah karena tidak suka terhadap pemerintahan yang sekarang,tapi memang semenjak beliau berdomisili disana sudah lebih 3 kali pergantian walikota Pekanbaru namun Pengaspalan jalan Tenayan Ujung tersebut belum tuntas hingga saat ini.

“Berganti-ganti Pimpinan Walikota,namun jalan kami ini tak kunjung diselesaikan pengerjaannya”,ucapnya kesal.

Oplus_131072

Jas berharap dan meminta dengan tegas kepada Pemko Pekanbaru agar dapat menyelesaikan pembangunan jalan diwilayahnya, karena kondisi jalan tersebut sudah tidak layak dan sangat berbahaya dilalui pada saat musim penghujan.

“Jangan sampai menunggu” Jatuh Korban” saat melintasi jalan tersebut barulah pemerintah turun langsung melihat kondisi jalan kami ini, karena kami masyarakat Pak walikota juga,Kami juga harus mendapatkan perlakuan yang sama”, tutup Jas

Untuk diketahui jalan Tenayan Ujung merupakan akses yang digunakan oleh warga yang bekerja di PLTU ,PLTG serta yang bekerja di kebun rakyat, dan diujung jalan tersebut terdapat kantor Unit Pelaksana Teknis  Inseminasi Benih Ternak/Hewan(UPT IBT) milik Dinas Peternakan Provinsi Riau.

Media ini telah melakukan konfirmasi kepada instansi terkait agar pemberitaan lebih Berimbang,namun hingga berita ini diterbit pihak terkait belum memberi tanggapan (Red).

# Tag Tekait
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x