Kegiatan kemanusiaan yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau ini mengusung tema inspiratif “Setetes Darah, Sejuta Harapan”. Tema tersebut menjadi cerminan bahwa pengabdian insan Pemasyarakatan tidak hanya terbatas di balik tembok Lapas, namun juga hadir nyata di tengah masyarakat.
Antusiasme luar biasa terpancar sejak pagi. Terlihat jajaran pimpinan hingga seluruh petugas Lapas Narkotika Rumbai hadir dengan penuh semangat kebersamaan. Satu per satu petugas menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses donor darah dengan penuh sukacita dan keikhlasan, menyadari bahwa setetes darah yang mereka donorkan sangat berarti untuk menyelamatkan jiwa sesama.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Reinhards Indra Pitoy, menyampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan bentuk implementasi dari nilai Pemasyarakatan yang humanis dan peduli.
“Kegiatan donor darah ini adalah wujud nyata dari semangat kemerdekaan itu sendiri. Merdeka berarti mampu memberi manfaat bagi orang lain. Kami dari Lapas Narkotika Rumbai sangat bangga bisa berpartisipasi dalam aksi mulia yang digagas Kanwil Ditjenpas Riau ini.Semoga apa yang kami berikan hari ini dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI dan benar-benar menjadi sejuta harapan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, aksi donor darah ini juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas, soliditas, dan jiwa korsa di lingkungan Pemasyarakatan se-Riau. Kebersamaan dalam berbuat kebaikan menjadi energi positif dalam menyongsong HUT RI ke-81.
Melalui aksi ini, Lapas Narkotika Rumbai ingin menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan seremonial, tetapi harus dimaknai dengan aksi nyata, kepedulian, dan kontribusi yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Setetes darah yang didonorkan hari ini, adalah bukti bahwa dari dalam Lapas pun, harapan untuk Indonesia yang lebih sehat dan peduli terus mengalir,.***








Tidak ada komentar