
Rapinews.com,MADINA —Ahmad Rosidin Nst putra asli Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatra Utara yang juga Kader IMA Madina pekanbaru menyuarakan polemik 1.370 anak putus sekolah.
Menurutnya,persoalan ini cukup serius karena sangat berdampak terhadap pemenuhan hak pendidikan anak yang merupakan generasi penerus bangsa.
Dia meminta dengan tegas kepada pemerintah kabupaten Madina agar turun langsung kepada masyarakat untuk memperoleh informasi dan penyebab banyaknya anak yang putus sekolah.
“Pemerintah daerah jangan hanya melakukan pendataan diatas kertas,setiap anak harus diketahui mengapa mereka berhenti sekolah.Apakah karena faktor ekonomi, administrasi, kondisi keluarga, akses pendidikan, atau persoalan lainnya”,ucap Ahmad
Setelah penyebab ditemukan, harus ada intervensi yang nyata dan terukur.Dan memastikan anak kembali ke sekolah, memberikan pendampingan bagi keluarga yang mengalami kendala ekonomi, menyelesaikan persoalan administrasi, serta menyediakan jalur pendidikan bagi mereka yang sudah terlanjur tertinggal.
“Sebab, ketika 1.370 anak kehilangan akses pendidikan hari ini, yang dipertaruhkan bukan hanya masa sekolah mereka, tetapi kualitas sumber daya manusia Madina di masa depan Pemerintah harus hadir dengan kebijakan, anggaran, dan tindakan nyata”,ucapnya tegas.
Jangan sampai pendataan selesai, tetapi persoalan tetap tinggal karena Pendidikan adalah hak anak dan tanggung jawab negara untuk memenuhinya sebagaimana telah diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar tahun 1945.***
# Tag Tekait



activity community company Danrem 031 Wira Bima Dirlantas Polda Riau Ditjenpas Riau Ditlantas Polda Riau DPD KNPI Riau goverment Kajati Riau Kanwil Ditjenpas Riau Kapolda Riau Kapolri Kementerian IMIPAS RI Ketua KNPI Provinsi Riau Ketum DPP GARAPAN Kodam XIX Tuanku Tambusai Kodim Pekanbaru Korem 031 Wira Bima Lapas Narkoba Rumbai Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Lapas Narkotika Rumbai Mabes Polri Mabes TNI market moving Pangdam XIX Tuanku Tambusai Pemerintah Kota Pekanbaru Pemerintah Provinsi Riau Pemkab Inhil Pemkab Kampar Pemkab Madina Pemkab Pelalawan Pemko Pekanbaru Pemprov Riau people Polda Riau Polres Inhil Polres Kampar Polresta Pekanbaru popular PT Hutama Karya PT Musimas Riau trade



Tidak ada komentar